SELAMAT DATANG DI AGEN BOLA & CASINO TERPERCAYA DIVABET365 | NIKMATI BANYAK PERMAINAN DARI BOLA, CASINO, POKER, SLOT HINGGA TOGEL...
Madrid Punya Catatan Buruk di Kandang Sevilla

Madrid Punya Catatan Buruk di Kandang Sevilla - Real Madrid akan tandang ke markas Sevilla di Liga Spanyol akhir pekan ini. Mengalahkan Sevilla di kandangnya akan jadi tugas berat untuk Madrid. Laga Sevilla vs Madrid akan digelar di Ramon Sanchez Pizjuan, Senin dini hari WIB. Los Blancos mencari pelampiasan usai dikalahkan Paris Saint-Germain 0-3 di Liga Champions. Namun, meraih kemenangan di kandang Sevilla bukan perkara mudah untuk Madrid.

Madrid Punya Catatan Buruk di Kandang Sevilla

Mereka tak punya catatan bagus di Ramon Sanchez Pizjuan. Madrid tercatat kalah 11 kali dalam 18 lawatan ke Ramon Sanchez Pizjuan di LaLiga selama abad ke-21. Mereka hanya menang enam kali dan imbang satu kali. Itu jadi catatan terburuk Madrid di kandang lawan sejak Januari 2001. Rekor Madrid di laga tandang LaLiga sejak Zinedine Zidane kembali pun tak oke, hanya satu kali menang dari tujuh pertandingan (D3 L3). Dari 11 kekalahan di kandang Sevilla yang disebut sebelumnya, empat yang terakhir didapat Madrid secara beruntun.

Kali terakhir Madrid menang di Ramon Sanchez Pizjuan terjadi pada empat tahun lalu, tepatnya Mei 2015 saat mereka menaklukkan Sevilla 3-2. Madrid juga harus waspada penuh karena Sevilla rajin mencetak gol saat menjamu Madrid. Sevilla selalu bikin gol dalam 17 pertandingan kandang LaLiga terakhir melawan Madrid. Terakhir kali mereka tidak mencetak gol saat menjamu Madrid adalah pada 2002. Pertandingan ini berpotensi mengubah komposisi klasemen Liga Spanyol.

Sevilla tengah memimpin dengan 10 poin, hanya unggul dua angka atas Madrid. Performa Real Madrid tak cukup meyakinkan di 2019/2020. Salah satu problem Madrid ialah buruknya pertahanan. Los Blancos baru saja menderita kekalahan telak saat tumbang 0-3 di markas Paris St. Germain di laga pertama fase grup Liga Champions. Madrid memang tampil dalam kondisi pincang karena tidak diperkuat beberapa pemainnya seperti Luka Modric, Marcelo, dan Sergio Ramos yang menjalani skorsing.

DIVABET365 Situs Agen Bandar Judi Bola Casino Online Sbobet Terpercaya

Namun, jangan di seberang kubu, PSG juga tidak diperkuat trisula maut Kylian Mbappe, Neymar, dan Edinson Cavani. Kekalahan tersebut kian menampakkan masalah di lini belakang El Real. Sejak laga pertama di tahun 2019, Madrid telah melakoni 35 pertandingan di seluruh kompetisi. Laporan AS mengemukakan, Madrid telah kebobolan 29 kali dan hanya mampu mencetak enam clean sheet saja. Di dalam periode 35 pertandingan di sepanjang 2019, Madrid telah kebobolan 49 gol dengan rata-rata kemasukan lebih dari satu gol per pertandingan.

Lebih dari 80% pertandingan Madrid, tim lawan bisa mencetak setidaknya satu gol. Sedangkan clean sheet terakhir dibukukan Madrid ketika berimbang tanpa gol dengan Getafe di lanjutan LaLiga pada April 2019. Adapun hal yang ironis adalah empat dari enam clean sheet tersebut dilakukan Keylor Navas, kiper dilego Madrid ke PSG di bursa musim panas. Sedangkan kiper nomor satu Madrid saat ini Thibaut Courtois cuma dua kali clean sheet saat mengalahkan Sevilla 2-0 dan kemenangan atas Deportivo Alaves 3-0 di liga.

Selain itu Madrid juga tercatat kemasukan 46 gol di sepanjang LaLiga 2018/19. Jumlah tersebut lebih banyak daripada tim peringkat empat Valencia (35 gol), bahkan Leganes (43 gol), yang finis ke-13. Jika dihitung sampai sekarang, Madrid berarti sudah kebobolan 52 gol di liga.